Thursday, 29 March 2012

Cinta Sejati

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada gurunya , apa cinta sejati itu ?
Gurunya pun menjawab ,
"berjalanlah lurus di taman bunga yg luas ! Petiklah 1 bunga yg terindah menurutmu dan jangan pernah berbalik kebelakang"
kemudian dia melakukannya , tapi dia kembali dengan tangan hampa ,
gurunya pun bertanya ,
"mana bunganya ?"
dia menjawab "saya tidak bisa mendapatkannya , sebenarnya saya telah menemukannya . Tapi saya berfikir didepan masih ada yg lebih bagus lagi , tetapi ketika saya sampai diujung taman , saya baru tersadar bahwa yg saya temui pertama itulah yg terbaik.
Tapi saya tidak bisa kembali kebelakang lagi , karna sudah ada yg mengambilnya."

guru berkata "seperti itulah cinta sejati , semakin kamu mencari yg terbaik maka kamu tak akan pernah menemukannya , jangan pernah menyianyiakan cinta seseorang yg tumbuh di hatimu saat ini karna waktu tak akan pernah kembali .



Lanjutanya..




Sunday, 25 March 2012

Bahagiaku Surga Mereka Piluku Duka Mereka

Papa dan Mama ini untukmu :)

Aku berdiri mengenakan toga ini disebuah jalan setapak yg gelap
Pandangan ku tertuju pada kedua orang dikejauhan disana
Dengan senyuman yg tak asing dimataku
Dua orang yg sangat aku hargai
Dua orang yg sangat aku hormati, aku cintai dan aku sayangi
Ya, mereka papa dan mamaku
Dengan disertai senyuman aku menghampiri mereka
Seiring langkah terlintas dibenakku
Atas apa yg telah mereka lakukan terhadap hidupku selama ini
Mama yang telah mengandungku selama 9 bulan
Mama yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku hadir didunia ini
Mama juga yang telah merawatku dengan kelembutan dan kasih sayang
Papa yg telah mendidikku
Papa yg rela bekerja banting tulang, ikhlas mengeluarkan keringatnya demi aku menikmati hidup
Detik demi detik, hari demi hari bahkan tahun demi tahun
Apakah yg dapat kulakukan untuk membalas mereka ?
Sering aku tutup kuping gamau dengerin nasihat mereka
Sering banget aku bohong kepada mereka untuk kepuasanku
Sering aku ngelawan jika mereka marah karna kenakalanku
Sering juga aku banting pintu dihadapan mereka jika mereka tidak mengabulkan permintaanku
Dan bahkan sering aku mengeluarkan kata kata kasar yg ga pantas mereka dengar dari bibirku
Dasar cerewet, kuno, kolot
Tapi …
Apakah mereka memendam rasa dendam terhadapku ?
Tidak !
Tidak sama sekali
Mereka dapat tulus memaafkan ke khilafanku
Mereka tetap menyangiku dalam setiap hembusan nafas mereka
Bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa doa mereka hingga aku menjadi seperti sekarang ini
Ya Tuhan betapa durhakanya aku
Tak sadarkah aku bahwa mereka orang yang sangat berarti dalam hidupku
Langkah langkahku terhenti dihadapan mereka
Dan kupandangi papa dan mamaku inci demi inci
Badan yang dulu tegap, kekar kini mulai membungkuk
Rambut yang dulu hitam kini mulai memutih
Dan kulit mereka dulu kencang kini mulai berkeriput
Kutatap mata mereka yang berbinar-binar dan mulai meneteskan air mata bahagia
Air mata haru
Air mata bangga melihatku memakai toga ini
Kucium tangan mereka
Kupeluk mereka sambil berkata
Papa.. 
Mama..
Yang aku berikan hari ini tidak akan cukup membalas semua yang telah papa dan mama berikan selama ini kepadaku
Terimakasih pa
Terimakasih ma
Aku sayang Papa dan Mama sampai akhir hayatku :") 



Lanjutanya..




Monday, 19 March 2012

Untukmu Sahabatku

Aku suka bicara persahabatan. Bicara tentang orang-orang yang awalnya bukan siapa-siapa...yang awalnya hanya menatap kita tanpa kata, tapi kemudian dapat melebihi dari saudara sedarah.

Aku suka bicara persahabatan, aku menyukai sahabat-sahabatku yang tak pernah pergi meski kami jauh...yang selalu perduli meski sepertinya tak akan pernah bisa mengerti. Karena bagi sahabat mengerti saja bukan menjadi alasan untuk tidak perduli.






Aku menyukai persahabatan, ketika dia menawarkan mangkok mood yang bisa ditukar setiap saat, yang selalu memberikan lembar-lembar tissu yang mengeringkan luka, yang bisa memberikan sekedar pelukan yang dengan ajaibnya dapat membuat perasaan tiba-tiba merasa hangat.

Aku menyukai kata persahabatan, ketika kata lain seperti malu, marah, sedih dan benci merajai. Kata persahabatan seperti kata pembentuk kalimat, permen lolipop pelangi, rujak manis, mantel bulu, dan tawa anak. Karena permen lolipop biasanya berwarna pelangi, warna-warni yang indah dalam persahabatan....kamu bisa jadi merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila atau ungu sebuah tetap indah dan tetap manis dalam lolipop. Aku suka rujak manis, seperti persahabatan...berbagai rasa, manis, asem, asin, pedas dan semuanya sempurna ketika ada suara kerupuk yang renyah (^^). Dan mantel bulu selalu menghangatkan dan tentu saja lembut..... Dan tawa anak adalah yang paling indah, karena tawa anak tidak pernah pura-pura....
Aku suka persahabatan seperti aku suka kata sejiwa. Aku dulu tak percaya persahabatan bisa seperti itu...tapi ternyata benar. Sahabat kadang tak perlu bertanya untuk meminta pembenaran, kadang lewat tatapan mata seorang sahabat bisa membaca pikiran sahabat lainnya. Kadang dengan mengingat sesuatu seorang sahabat bisa memikirkan sesuatu yang sama, meski dia tidak berada di tempat yang sama. Kadang sahabat, dapat lebih mengerti, lebih dari siapapun lebih dari apapun....

Ya...aku masih menyukai persahabatan...dan sepertinya akan tetap menyukainya....sahabat aku akan selalu merindukanmu...:)


Lanjutanya..




Mengapa Mengucap Syukur Sulit ?

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah semua permohonan yang tertulis pada kertas dari setiap doa manusia di seluruh dunia.
Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.
Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. 
Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. 
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. 
" Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". 
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. 
"Sederhana sekali", jawab Malaikat. 
"Cukup berkata, Terima kasih, Tuhan".
"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. 
"Malaikat-ku menjawab, jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."
"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."
Juga .. "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan, engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan, maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."
"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."
"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu."
Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
"Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug'rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi."




Lanjutanya..




Kembali Ke Atas
Powered By Blogger | Design by Maryetta Hutabarat | Blogger Template by Lord HTML